KULINER

Sajian 10 Menu Olahan Daging untuk Idul Adha

Idul Adha
Ilustrasi. Olahan menu daging.

MEMONESIA.com – Sejumlah negara di dunia termasuk Indonesia merayakan Idul Adha 1443 Hijriyah pada Minggu 10 Juli 2022.

Perayaan Idul Adha, merupakan waktu yang tepat untuk membahas beragam menu olahan masakan berbahan dasar daging.

Tidak ada salahnya untuk mencoba menu masakan mudah dan menggugah selera untuk meramaikan dan berbagi kebahagiaan pada momen Idul Adha tahun ini diantaranya tongseng, gulai, rendang, sate, bakso dan masih banyak lainnya.

Berikut berbagai menu khas Idul Adha, yang bisa ibu-ibu coba :

1. Tongseng

Tongseng
Menu Tongseng Daging (resepkoki)

Tongseng adalah sejenis gulai dengan bumbu yang lebih “tajam”.

Advertisements

Perbedaan yang lebih jelas adalah pada penggunaan dagingnya.

Tongseng dibuat dengan menggunakan daging yang masih melekat pada tulang, terutama tulang iga dan tulang belakang.

Tongseng pada umumnya menggunakan daging kambing, meskipun ada pula tongseng daging sapi dan kerbau. Sebagai tambahan, ke dalam kuah kental dimasukkan sayuran seperti kol, bawang putih, tomat, dan kecap.

Bumbunya merupakan oseng-oseng yang terdiri dari campuran garam, bawang putih, kecap, dan lada.

Biasanya tongseng dijual bersamaan dengan sate kambing.

Tongseng dianggap sebagai makanan khas daerah Solo, Magelang dan sekitarnya, tetapi adapula variasi Tongseng daging suir tahu di Kebumen.

Advertisements

2. Gulai

Gulai
Gulai Kambing (Foto : Ayu Diana)

Gulai juga disebut sebagai Gule adalah Masakan Indonesia berbahan baku daging ayam, aneka ikan, kambing, sapi, jeroan, atau sayuran seperti nangka muda dan daun singkong, yang diolah dalam kuah bumbu rempah yang bercita rasa gurih yang berasal dari Sumatera, Indonesia.

Ciri khas gulai adalah bumbunya yang kaya rempah antara lain kunyit, ketumbar, lada, lengkuas, jahe, cabai merah, bawang merah, bawang putih, adas, pala, serai, kayu manis dan jintan yang dihaluskan, dicampur, kemudian dimasak dalam santan.

Masakan ini yang memiliki ciri khas berwarna kuning karena pengaruh sari kunyit.

Makanan ini dianggap sebagai bentuk lain dari kari, dan secara internasional sering disebut sebagai kari ala Indonesia, meskipun dalam seni kuliner Indonesia juga ditemukan kari.

3. Tengkleng

tengkleng
Tengkleng (resepkoki)

Tengkleng adalah masakan sejenis sup dengan bahan utama tulang kambing.

Sejarah tengkleng konon menurut para tetua di kota Solo hanya para bangsawan dan orang-orang Belanda saja yang bisa menikmati masakan daging kambing.

Advertisements

Hanya kepala, kaki, dan tulang saja yang tersisa untuk pekerja dan tukang masak.

Para juru masak pada waktu itu tak kurang akal, maka dimasaklah tulang-tulang itu yang tentunya masih menempel sedikit daging. Masakan ini berasal dari Solo.

Bentuk fisik dari tengkleng hampir mirip dengan gulai kambing, tetapi kuahnya lebih encer ada juga tengkleng dengan sedikit kuah.

4. Semur

semur daging
Semur Daging

Semur adalah hidangan daging rebus dari Indonesia yang diolah dalam kuah berwarna coklat pekat yang terbuat dari kecap manis, bawang merah, bawang bombay, pala dan cengkih.

Kecap manis yang terbuat dari kedelai hitam adalah bahan paling penting dalam proses pembuatan semur karena berfungsi untuk menguatkan cita rasa, tetapi harus tetap terasa menyatu harmonis dengan bahan-bahan lainnya.

Selain berbahan utama daging dan kentang, semur juga berdiri dari bermacam-macam variasi dalam penyajiannya, seperti penambahan tahu, tempe, telur, ikan, dan bahan lain-lain sesuai dengan selera masyarakat di daerah masing-masing.

5. Sop Daging

Sop daging
Sop Daging (iStock)

Sup atau sop (bentuk tidak baku) adalah masakan berkuah dari kaldu yang dibuat dengan cara mendidihkan bahan bisa berupa daging atau ayam untuk membuat kuah kaldu, dan biasanya diberi bumbu serta bahan lainnya untuk menambah rasa.

Bahan yang terdiri dari daging, sayur, atau kacang-kacangan direbus sampai membentuk sari.

6. Nasi Kebuli

Nasi kebuli

Nasi kebuli adalah hidangan nasi berbumbu yang bercitarasa gurih yang ditemukan di Indonesia.

Nasi ini dimasak bersama kaldu daging kambing, susu kambing, dan minyak samin, disajikan dengan daging kambing goreng dan kadang ditaburi dengan irisan kurma atau kismis.

Hidangan ini populer di kalangan warga Betawi di Jakarta dan warga keturunan Arab di Indonesia.

Nasi kebuli dipengaruhi oleh budaya Arab dan asal usulnya dapat ditelusuri dari Timur Tengah, terutama pengaruh Yaman Arab (nasi mandi atau kabsa), dengan pengaruh masakan India (nasi biryani), dan pengaruh Afghanistan (palaw kabuli), sejenis pilaf.

7. Rawon

rawon
Rawon (Foto : Mahi)

Rawon  adalah masakan Indonesia berupa sup daging berkuah hitam dengan campuran bumbu khas yang menggunakan kluwek.

Rawon, meskipun dikenal sebagai masakan khas Jawa Timur (daerah Arekan), dikenal pula oleh masyarakat Jawa Tengah sebelah timur (daerah Surakarta).

Daging untuk rawon umumnya adalah daging sapi yang dipotong kecil-kecil, utamanya adalah bagian sandung lamur.

Bumbu supnya sangat khas Indonesia, yaitu campuran bawang merah, bawang putih, lengkuas (laos), ketumbar, kemiri, serai, kunir, cabai, kluwek, garam, serta minyak nabati.

Semua bahan ini dihaluskan, lalu ditumis sampai harum.

Campuran bumbu ini kemudian dimasukkan dalam kaldu rebusan daging bersama-sama dengan daging. Warna gelap khas rawon berasal dari kluwek.

Di luar negeri, rawon disebut sebagai black soup.

8. Sate

sate
Sate (resepkoki)

Sate atau satai adalah makanan yang terbuat dari daging yang dipotong kecil-kecil dan ditusuk sedemikian rupa dengan tusukan lidi tulang daun kelapa atau bambu, kemudian dipanggang menggunakan bara arang kayu.

Sate disajikan dengan berbagai macam bumbu yang bergantung pada variasi resep sate Daging yang dijadikan sate antara lain daging ayam, kambing, domba, sapi, babi, kelinci, kuda, dan lain-lain.

9. Rendang

rendang
Rendang (Foto: [email protected])

Rendang atau randang dadalah Masakan Minangkabau yang berbahan dasar daging yang berasal dari Sumatera Barat, Indonesia.

Masakan ini dihasilkan dari proses memasak suhu rendah dalam waktu lama dengan menggunakan aneka rempah-rempah dan santan.

Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga yang tinggal hanyalah potongan daging berwarna hitam pekat dan dedak.

Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna cokelat terang keemasan.

10.  Bakso

bakso
Bakso (shutterstock)

Bakso atau baso adalah jenis bola daging yang lazim ditemukan pada masakan Indonesia.

Bakso umumnya dibuat dari campuran daging sapi giling dan tepung tapioka, tetapi ada juga bakso yang terbuat dari daging ayam, ikan, atau udang bahkan daging kerbau.

Dalam penyajiannya, bakso umumnya disajikan panas-panas dengan kuah kaldu sapi bening, dicampur mi, bihun, taoge, tahu, terkadang telur lalu ditaburi bawang goreng dan seledri.

Bakso sangat populer dan dapat ditemukan di seluruh Indonesia; dari gerobak pedagang kaki lima hingga restoran besar. (Redaksi)

Comments

POPULER

To Top